Jepara - Senin, 10/08/2026 Pukul 19.00 WIB - Selesai. Mewujudkan Ruang Belajar yang Ramah dan Bermartabat, KKN UNISNU Jepara Gelar Edukasi dan Deklarasi Pesantren Aman, bertempat di Pondok pesantren Putri Nurus Salam Klepu. (10/08/2026)
Kegiatan bernuansa kekeluargaan ini diikuti dengan penuh antusias oleh para santriwati Ponpes Nurus Salam serta dari kegiatan ini kami mahasiswa KKN UNISNU Jepara dan Dr. Santi Andriyani, S.Pd.I., M.Pd., berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan. Kami Mahasiswa KKN UNISNU Jepara menyikapi urgensi penting seperti ini menerangkan pemahaman tentang batasan diri di kalangan generasi muda saat ini, mahasiswa KKN UNISNU Jepara mengadakan sosialisasi tentang Edukasi pencegahan kekerasan seksual serta mengajak Deklarasi Pesantren Aman bersama sama dengan santriwati serta delegasi dari kader IPNU dan IPPNU dari berbagai ranting di wilayah Keling, meliputi Watu Aji, Gelang, Damarwulan 3, dan Klepu.
Mengawali agenda, Kormades KKN UNISNU, Muhammad Ansar M., menyampaikan bahwa "inisiatif ini lahir dari kepedulian bersama terhadap maraknya kasus kekerasan yang mencederai marwah institusi pendidikan. Menurutnya, langkah preventif berbasis edukasi harus dihadirkan secara nyata agar pesantren tetap menjadi ruang yang aman dan penuh berkah bagi seluruh santri."
Dr. Santi Andriyani, S.Pd.I., M.Pd., beliau hadir sebagai narasumber utama, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UNISNU Jepara sebagai pemateri serta ditemani rekannya yaitu ibu Hamidaturrohmah, S.Psi., M.Pd. Keduanya memberikan pandangan yang mendalam mengenai tentang pentingnya literasi perlindungan diri, pengenalan batasan personal, dan keberanian saling menjaga kehormatan sesama. Sesi pemaparan berlangsung hangat dan sangat interaktif sekali, Dr. Santi Andriyani, S.Pd.I., M.Pd., sangat mengapresiasi mengenai kepekaan para santriwati dan kader-kader muda yang hadir serta aktif dalam berdialog.
Dr. Santi Andriyani, S.Pd.I., M.Pd., pada saat diakhir pemaparan materi beliau menyampaikan bahwa "Diskusi berlangsung sangat interaktif karena mereka berani mengekspresikan pandangan kritis terkait batasan diri dan pentingnya menjaga kehormatan sesama. Ini membuktikan bahwa kesadaran awal santri sudah cukup baik, dan tugas kita bersama adalah terus merawatnya,".
Sebagaimana pada puncak acara, kami meminta untuk seluruh peserta, dewan pengurus pondok pesantren putri, delegasi dari kader IPNU dan IPPNU dari berbagai ranting di wilayah Keling, meliputi (Watu Aji, Gelang, Damarwulan 3, dan Klepu) serta para mahasiswa KKN UNISNU Jepara ikut berpartisipasi pembacaan naskah ikrar deklarasi tentang pencegahan kekerasan seksual secara serentak. Momentum ini penuh dengan komitmen yang tinggi serta ditutup dengan aksi simbolis dengan mengepalkan tangan ke depan dada sembari menyerukan jargon bersama: “Pesantrenku Aman, Nyaman, Tanpa Kekerasan Seksual!”.
Informasi Sekilas
Peta Wilayah
Berita Terkini
SIMPUL-SIMPUL UKHUWAH; KISAH KH. MUHAMMAD SUKARLI MENGAJAR, MENGABDI DAN MENGINS...
Galeri Foto
Layanan Publik
Agenda Kegiatan
Media Sosial
Struktur KKN
Data belum tersedia.